Jumat, 31 Juli 2015

REUNI?

Ya lo pikir aja sendiri.

Judulnya reuni.

Yang udah menikah dateng sama pasangannya, yang udah menikah dan punya anak dateng sama anaknya. Sementara yang single akan dateng sendiri.

Begitu anak mereka yang masih bocah lari kemana kemari, ibunya akan sibuk mengejar. Yang anaknya masih bayi akan sibuk menyusui dan ganti popok. Yang udah menikah akan sibuk merhatiin pasangannya ingin makan apa dan kemana. Sementara yang single akan pura-pura sibuk sendiri main hp karena ga ada temen.

Ketika ngobrol bareng, yang udah punya anak akan sibuk membahas makanan anak, kelakuan anak, kesehatan anak, kepintaran anak. Yang udah menikah akan sibuk membahas kesukaan pasangan, pekerjaan pasangan, kehebatan pasangan, bahkan kehidupan intim bersama pasangan.

Yang single bisa apa kalau bukan kabur menyelamatkan diri supaya tidak terintimidasi?

RALAT!

Jadi pengen ngeralat deh.

Cewe tuh bagusnya menikah di usia matang, bukan di usia muda. Karena di usia matangnya cewe udah tau persis apa yang dia mau. Bukan karena cinta monyet atau cinta buta. Di usia matang sejalan dengan perkembangan pengalamannya, dia lebih mengerti akan apa yang dia mau dan apa yang dia butuhkan. Pun dengan pemikiran logis dan emosionalnya menjadi lebih seimbang.

Kalau urusan finansial yang kata orang "kalau menikah ketuaan kasian nanti susah pas anak gede butuh dana kuliah kita udah ga sanggup kerja" He to the loooo! Urusan begini bisa kali diakalin dari sebelum kita menikah. Ada deposito, tabungan emas, saham, properti, apa aja yang bisa kita kelola dari sekarang untuk kecukupan hidup di masa depan.

Hanya saja, di usia yang terlalu matang fisik menjadi lebih lemah untuk melahirkan anak-anaknya. Dan karena masih banyak cowo yang berpikiran nikah muda, pilihan untuk si cewe berusia matang otomatis berkurang.