Selasa, 24 Februari 2009

Dangerously in Love

Tidak perlu menyangkutpautkan apa yang gw tulis berikut dengan bulan Februari, dimana terdapat hari valentine. Tapi semata karena (untuk pertama kali_red.) gw ingin membahas sesuatu dalam love life gw dalam blog ini.

Katanya cewe adalah makhluk yang sensitif dan perasa. Maka biasanya cewe mudah menangkap perasaan orang lain. Tapi sayangnya, perasa dan kegeeran itu beda tipis. (Walaupun ini mungkin hanya perasaan gw sendiri) Gw ngerasa bukan tipe cewe yang gampang geeran. Kalo kali ini gw mendadak ngerasa kegeeran, entah gw harus menyalahkan siapa.

Gw juga tidak puitis, jadi gw akan mengatakan ini dengan sangat jelas, biar semua bisa mengerti.

Untuk kamu, di luar sana
Yang merasa kehidupan, hati, dan pikirannya terganggu karena kehadiran gw..
Kamu juga, pada akhirnya mengganggu kehidupan, hati, dan pikiran gw
Tolong, tunjukin bukti bahwa gw sedang tidak kegeeran.
Lewat sebuah email, yang gw tunggu, nanti, di hari ulang taun gw.

Kamu pasti tau, kamu yang gw maksud !!
(Sedikit mengutip dari "Never Been Kissed")

Kamis, 12 Februari 2009

Practice makes perfect ?!!

yups, betul banget.komentar ini yang pertama kali keluar di benak gw setelah selesai membaca blog teman dari teman gw.teman gw dan temannya itu memang sama-sama suka menulis dan membaca (um, rasanya seperti kata-kata yang ditulis anak kecil ketika menuliskan hobinya). blog mereka berdua sangat.. rapi!

Kenapa gw bilang rapi? karena tata bahasa mereka sangat teratur, sepertinya mereka betul-betul memahami EYD Bhs. Indonesia. Dan yang pasti, faktor lain dari kerapian tulisan mereka adalah kebiasaan mereka untuk menulis. Mungkin, mereka menjadikan menulis dengan kerapian yang sungguh-sungguh itu sebagai kebiasaan. Tidak seperti gw yang hanya asal menulis.
Iya gw suka menulis, tetapi lebih karena emosional semata. Menulis karena tidak sanggup mengeluarkan apa yang sedang dipikirkan menjadi sebuah untaian cerita verbal. Jadilah pikiran itu tertuang dalam sebuah tulisan yang amburadul, sama amburadulnya dengan jalan pikiran gw.

(kalau lo pernah liat iklan di TV, yang mengatakan bahwa jalan pikirannya wanita itu suka loncat-loncat, itu memang kenyataan!)

Jalan pikiran yang acak-acakan ditambah pemalesan belajar untuk bisa menulis lebih baik dan ditambah lagi dengan waktu yang cukup panjang (dan beruntun) dalam menulis untuk keperluan kuliah (yang harus sangat memperhatikan kaidah EYD, sebut saja laporan praktek kerja, laporan KKN, dan skripsi) membuat gw semakin tersesat dalam gaya penulisan yang aneh dan tidak teratur. Kadang formal tapi lebih sering enggak. Dan, beginilah hasilnya.

Kebetulan gw pernah bertemu dengan teman dari teman gw itu. Hebatnya, teman dari teman gw itu berbicara dengan tata bahasa yang teratur, enggak heran kalau tulisannya pun seteratur kata-katanya. Sampai-sampai gw bisa membayangkan bagaimana bila ia menceritakan sendiri apa yang ditulis di blognya.

Salute buat mereka berdua. Jika salah satu dari mereka menulis sebuah buku/novel sepertinya gw tidak akan melewatkan tulisannya.